MudaIndonesia

Alifia, Medali Emas OSN Sang Tunagrahita

Prestasi tidak peduli apa latar belakang kita, tapi prestasi peduli pada seberapa jauh kita berusaha. Kalimat tersebut cukup tepat menggambarkan prestasi Alifia Parachyta Rinnabilah, perempuan 14 tahun tunarungu dan tunawicara yang berhasil mendulang emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2015.

Siswa SLB Dena Upakara Wonosobo ini punya keahlian di bidang informasi teknologi dan desain grafis. Awalnya, dia menjadi juara desain kemasan roti. Seiring berjalannya waktu, tidak hanya sebatas itu saja, Fia, begitu ia akrab disapa, sudah beberapa kali menjadi juara tingkat kabupaten dan eks karesidenan.

Semangat dan tekadnya untuk menembus keterbatasannya sangat luar biasa. Perjuangan untuk terus belajar apapun telah membuat Fia meraih banyak prestasi. Anak dari pasangan Bambang Sukoco dan Eni Riswanti tersebut harus mengenyam pendidikan di SLB. Namun keadaan tersebut tidak menjadi pematah semangat Fia untuk berprestasi.

Hal ini ditunjukkan dengan giatnya ia belajar. Melalui pembimbingan dari Agus Suryawan, Fia mampu mendulang medali emas OSN 2015. “Saya merasa dia (Fia) seperti anak kandung sendiri,” ujar Agus.

Selain giat belajar dalam dunia informasi teknologi dan digital, Fia juga belajar menari dan berbagai mata pelajaran.

Ketika disinggung soal harapan ke depan, Fia mengungkapkan keinginannya untuk memajukan kaum berkebutuhan khusus.

“Saya ingin menjadi guru yang mencetak siswa-siswi berkebutuhan khusus yang berprestasi,” tuturnya. [Muhammad Irkham A]

Muhammad Irkham Abdussalam

Muhammad Irkham Abdussalam

1 comment

Most popular

Most discussed