MudaIndonesia

Anisa Ulul Azmi Mengembangkan Cara Memanen Hujan

Agar bencana kekeringan tak berulang, Anisa Ulul Azmi menggaga strategi memanen hujan. Ilmua ia tularkan kepada warga Deliksari, Kota Semarang, yang kerap kesulitan air.

Hujan adalah berkah. Itulah yang selalu Anisa Ulul Azmi yakini. Namun, harus ada cara agar berkah itu membawa manfaat yang nyata, bukan menjadi bencana seperti banjir.

Dari keyakinan itulah Anisa menggagas pelatihan pemanfaatan air hujan bagi warga Deliksari, Kota Semarang, kampung yang kerap dilanda kekeringan terutama saat
musim kemarau.

Agar warga di kampung ini tak lagi kekeringan, Anis menggagas teknologi pemanenan air hujan. Gagasan itu mulai ia realisasikan ketika ia mendapat sokongan dana dari Kemristekdikti melalui
Program Kreativitas Mahasiswa.

Praktiknya, Anisa membuat sebuah teknologi sederhana tetapi bermanfaat bagi warga desa tersebut. Alat yang dibuatnya bekerja dalam beberapa tahap. Pertama, tahap pengumpulan air hujan, air yang jatuh ke atap rumah warga dialirkan ke saluran mandiri berupa talang rumah.

Kedua, air dari saluran mandiri langsung dialirkan melalui tempat filter yang sudah didesain komposisinya. Ketiga, air langsung dialirkan ke tampungan atau kamar mandi untuk skala
kecil. Adapun untuk skala besar dapat dibuat tampungan di bawah tanah yang nantinya air dapat diambil dengan cara dipompa.

Hasil yang dicapai adalah sampai sekarang air hujan dapat ditampung dan dimanfaatkan saat musim kemarau. Warga yang rumahnya sudah memiliki talang hujan dan paralon bisa
memanfaatkan air hujan yang sudah diberikan filter.

Rahmat Petuguran

Rahmat Petuguran

Add comment

Most popular

Most discussed