MudaIndonesia

Cara Hafiza Elfira Mandirikan Penyandang Kusta

Muda, cantik, berprestasi, wirausaha, berjiwa sosial. Itulah Hafiza Elfira Novitarini, seorang lulusan Sarjana Ilmu Keperawatan UI. Kalimat pertama bukan hanya soal pemanis tulisan belaka, namun memang nyata adanya. Pernah menjadi mahasiswa berprestasi, director Nalacity Foundation dan sederet prestasi lainnya adalah bukti bahwa Hafiza adalah seorang yang muda, cantik, berprestasi, wirausahawan, dan berjiwa sosial.

Gadis kelahiran Jakarta, 22 September 1990 yang akrab disapa Fiza tersebut adalah seorang pendiri Nalacity Foundation. Sebuah program sosial yang terbentuk melalui Indonesia Leadership Development Program (ILDP) UI. Berkembang mulai dari projek sosial hingga menjadi projek kewirausahaan sosial yang bertujuan memberdayakan masyarakat marjinal penyandang difabel, agar kehidupan yang mereka miliki jauh lebih baik dan mandiri.

Program tersebut diberikan kepada warga Sitanala, Tangerang. Di desa tersebut, Fiza menemukan banyak warga dengan kondisi fisik yang tidak sempurna. Riset kecil-kecil dilakukan, apa yang sekiranya bisa ibu-ibu lakukan agar bisa lebih diberdayakan. Hasilnya, ibu-ibu warga Sitanala masih bisa menjahit. Kondisi itu dimanfaatkan Fiza dengan membangun usaha menjahit jilbab manik. “Jilbab manik yang kami produksi memiliki pola yang unik dan khusus serta manik yang mengkilau sehingga menambah kesan elegan pada jilbab Nalacity.”

Sosial projek yang digagas Fiza tidaklah mudah dilakukan. awalnya banyak warga yang belum tertarik. Itu harus diubah oleh Fiza dan kawan-kawannya. Mengubah mindset bahwa berusaha dan menghasilkan karya yang bagus akan membangun kondisi finansial yang lebih baik untuk warganya. Warga yang kebanyak penderita kusta awalnya hanya hidup bergantung dengan rasa belas kasih orang lain. Itu menjadikan semangat hidup dan optimis warga Sitanala cukup rendah.

Kini, setelah projek sosial yang digagasnya telah berada di titik nyaman, Fiza mencoba mengembangkannya. Beberapa LSM yang memiliki visi yang sama coba untuk digandeng seperti Dompet Dhuafa. Di tingkat pemerintahan, Ditjen PP&PL Kemenkes RI digandeng untuk bekerjasama dalam seminar dan pencanangan pemberantasan kusta dan pemberdayaan Orang yang Pernah Menderita Kusta (OYPMK).

Sebagai director Nalacity, Fiza berharap kegiatan pemberdayaan masyarakat khususnya bagi OYPMK dapat lebih digarap lagi dan diperluas agar OYPMK tidak didiskriminasikan dan membantu menjadikan mereka komunitas yang mandiri ke depannya.

 

 

Muhammad Irkham Abdussalam

Muhammad Irkham Abdussalam

1 comment

Most popular

Most discussed