MudaIndonesia

Mahasiswa Unnes Ubah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

Plastik yang salah satu temuan paling sukses sekaligus paling mengancam lingkungan. Penggunaan plastik yang sudah umum di seluruh dunia menjadi masalah lingkungan dunia. Di beberapa negara, penggunaan plastik atur ketat. Contoh saja di Tiongkok yang memberlakukan aturan yang ketat terkait plastik dengan mengharuskan konsumen yang membayar setiap plastik pembungkus barang belian. Hal membuat masyarakat yang membeli sesuatu harus membawa plastik sendiri dari rumah.

Sifatnya yang sulit terurai secara alami oleh tanah membuat berbagai inovasi digalakan untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan. Selain itu, plastik yang dibakar juga akan menghasilkan emisi yang berbahaya bagi lingkungan.

Hal itu pun yang menjadi latar belakang tiga mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) untuk membuat inovasi penanganan masalah plastik tersebut. Hendra Prasetyo, Rudhiyanto, dan Ilham Eka Fitriyanto dari Fakultas Teknik (FT) Unnes tersebut mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif. Di tengah isu krisis bahan bakar utama, tentunya gagasan tersebut sangat solutif.

Berdasarkan riset awal yang dilakukan, diketahui bahwa satu kilogram plastik botol air mineral dapat menghasilkan 0,5 liter minyak dengan suhu 300 derajat celcius selama 30 menit. Sementara itu satu kilogram plastik kresek dapat menghasilkan 0,5 liter minyak pada suhu 200 derajat celcius selama 25 menit.

Hendra mengungkapkan, bahan dasar plastik yaitu polietilen yang diolah dapat menjadi beberapa jenis bahan bakar yang terdiri atas 70 persen minyak, 16 persen gas, enam persen karbon solid, dan delapan persen air.

Dibutuhkan riset lebih lanjut untuk memetakan berbagai jenis minyak yang dihasilkan sehingga dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan sehari-hari. Namun yang jelas, penemuan bahan bakar alternatif dari limbah plastik tersebut menjadi prospek inovasi yang bagus di tengah isu krisis energi tidak terbaharukan.

Muhammad Irkham Abdussalam

Muhammad Irkham Abdussalam

1 comment

Most popular

Most discussed