MudaIndonesia

Nge-Game, Monica Carolina Digaji Rp135 Juta

Pilihan profesi anak muda Indonesia barangkali akan berubah sercara radikal beberapa tahun ke depan. Profesi lama yang tampak keren seperti dokter atau pilot mungkin akan bertahan. Tapi profesi lain yang barangkali akan terlintas adalah: gamer atau youtuber.

Aktivitas sebagai gamer ternyata potensial mendatangkan banyak uang. Begitu pula kerjaan sebagai Youtuber. Meski tampak sepele, ternyata bisa mendatangkan uang ratusan juta rupiah.

Lihatlah pencapaian Monica Carolina, gadis cantik yang wajahnya mulai akrab di televisi berkat iklan Telkomsel edisi gamer.

Bermain game dengan genre first person shooter (FPS) adalah hobinya sejak kecil.  Saat duduk di bangku SMA, dia mulai rajin mengikuti berbagai turnamen game dan berhasil meraih juara kedua dalam game Call of Duty 4.

Pada tahun 2011, ia mendirikan situs bernama Nixia Gamer yang berisi tentang review peralatan yang digunakannya untuk bermain game dan pengalamannya mengikuti turnamen-turnamen game. Satu tahun menjalankan website tersebut, mulai banyak brand peralatan game yang memberikannya sponsor.

“Kita dikasih peralatan game seperti laptop, keyboard, dan headset yang nilainya di atas US$20.000 atau Rp27 juta untuk satu orang. Setiap tiga bulan sekali kita juga mendapat gaji, kisarannya US$10.000 atau Rp137 juta,” ujar Monica seperti dikutip Detik.

Menurut Monica, tantangan terbesarnya menjadi gamer wanita adalah ia harus bisa mengejar skill para gamer pria agar performanya sebanding. Terlebih lagi mengingat persentase gamer wanita di Indonesia hanya 10% dibandingkan pria.

“Makanya saya dan tim harus banyak latihan dan mengasah kemampuan. Biasanya kita latihan satu pekan tiga kali, minimal tiga sampai lima jam per hari,”

Namun, tak selamanya bermain game berjalan dengan mulus. Sebagai wanita, tak jarang ia memiliki suasana hati yang berubah-ubah. Menurutnya hal ini adalah salah satu kendala baginya. Namun, ia harus menghadapinya dengan sikap yang profesional dan tetap fokus latihan demi mempersiapkan turnamen.

Di akhir perbincangan, Monica menilai kebanyakan pemain game memiliki sifat yang sangat ambisius dan berjiwa kompetitif. Hal inilah menjadi acuan baginya untuk tetap semangat menjadi seorang gamer wanita profesional meski menjadi kaum minoritas di bidang yang ditekuninya.

Sumber: Solo Pos

Rahmat Petuguran

Rahmat Petuguran

Add comment

Most popular

Most discussed