MudaIndonesia

Muhammad Faizin Ubah Limbah Akik Jadi Hiasan Kreatif

Meningkatnya batu akik di daerah Purbalingga menjadikan kota ini mengalami peningkatan produksi akik. Bahan baku batu akik yang mudah diperoleh menjadikan usaha ini memiliki prospek yang sangat baik.

Namun tidak semua bagian bongkahan batu akik dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan liontin dan cincin sehingga banyak sisa batu akik terbuang sia – sia. Selain itu juga sering kali ditemukan sisa batu akik itu hanya dimanfaatkan untuk pembatasan halaman di depan rumah. Padahal jika dimanfaatkan lebih baik lagi sisa batu akik tersebut dapat menjadikan barang atau kerjinan yang kreatif, dan bernilai ekonomis tinggi.

Itulah yang dilakukan Mohamad Faizin dan timnya. Mereka mengubah limbah akik menjadi hiasan kreatif yang bernilai jualtinggi.

Bongkahan batu akik menjadi sebuah produk kerajinan batu akik yang dikreasikan dengan lampu bewarna sehingga barang yang tadinya tidak berguna bahkan tidak memiliki nilai jual bisa menjadi pundi-pundi rupiah yang menguntungkan.

“Produk yang kami namakan Lapis Batik. Produk ini, menurut kami kreatif karena memanfaatkan sisa pembuatan kerajinan liontin dan cincin yang tidak berguna menjadi sebuah produk yang bernilai jual tinggi,” kata Faizin kepada Portalsemarang.Com

Selain itu, gagasan Faizin termasuk inovatif karena merupakan produk yang relatif baru yang belum pernah dibuat sebelumnya.

Dengan kreasi yang baik produk ini ditaksir memiliki nilai jual tinggi. Karena itulah, ia optimis gagasan kewirausahannya akan menghasilkan profit.

Bahkan berdasarkan hitung-hitungannya, usaha prduksi Lapis Batik akan mencapai BEP (Break Event Point) dalam waktu singat dengan target penjualan 10 unit perbulan. Balik modal dalam kegiatan ini mampu dicapai selama 30 hari dengan penjualan 2 unit per hari.

“Melihat dari segi produk yang unggul serta bermanfaat karena mengolah sisa pembuatan kerajinan batu akik serta dari segi profit yang menguntungkan, kami yakin dengan berjalannya kegiatan ini sisa bongkahan batu akik yang tadinya tidak berharga mampu kami rubah menjadi pundi-pundi rupiah yang menguntungkan,” katanya.

Terhubung dan Bekerja Samalah dengan M Faizin:

 

Rahmat Petuguran

Rahmat Petuguran

Add comment

Most popular

Most discussed