MudaIndonesia

Sehatkan Psikis dengan Olahraga

Selain kebugaran fisik, manusia juga membutuhkan kesehatan psikologis. Dengan fisik yang bugar dan psikologis yang sehat, seseorang dapat mencapai manusia yang utuh.

Olahraga secar rutin ternyata tidak hanya sekadar membugarkan pikir, namun menumbuhkan kognitif dan psikologis yang lebih sehat. Hal ini dibuktikan dengan sebuah penelitian dari Trimbos Institute yang meneliti hubungan antara olahraga dengan kesehatan mental.

Meneliti 7.000 remaja berusia 11-16 tahun, Lizzie, salah satu peneliti mengungkapkan bahwa olahraga dapat mengeluarkan citra diri yang positif dan kemampuan yang sosial yang baik seseorang.

Kata mutiara dunia kesehatan yang cukup terkenal, “mens sana in corpora sano” memang benar adanya. Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat.

Namun sayangnya, di era sekarang olahraga tidak lagi menjadi pilihan hidup. Banyak anak muda yang justru menghabiskan waktu untuk bercengkrama dengan gawai (gadget). Dunia yang semakin modern dengan berbagai macam teknologi yang memanjakan membuat muda-mudi sekarang lebih tertarik menyelaminya. Padahal, munculnya era teknologi modern yang banyak digandrungi kawula muda tersebut menyebabkan fisik menjadi lebih, ketajaman kognitif yang menurun dan angka tekanan psikis meningkat.

Tekanan psikis dipicu banyak hal yang berasal dari penggunaan gawai. Misalnya saja tekanan untuk terus mencari popularitas dan tampil sempurna di dunia jejaring sosial. Itu memicu banyak persoalan psikologis bagi para pemuda. Selain itu, pemuda akan sangat susah untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan lingkungan yang nyata.

Oleh karena itu, olahraga menjadi salah satu kunci untuk keluarga persoalan fisik, kognitif, dan psikis. Dalam bermain sepakbola contohnya, fisik dilibatkan, kognitif dibutuhkan untuk mengambil keputusan, psikis diikutsertakan dalam lautan emosi luapan.

Dari penelitian tersebut, Lizzie mengungkapkan bahwa aktivitas fisik akan membuat tubuh memproduksi hormon-hormon yang menangkal stress. Hormon seperti serotonin yang disebut juga dengan hormon kebahagiaan dan hormon endorphin yang merupakan obat antidepresan alami.

Olahraga nyatanya tidak hanya sekadar fisik yang dilibat, namun kognitif dan psikis juga turut andil. Selain itu, olahraga cukup penting untuk membangun kualitas diri yang sehat. Sehat fisik, sehat psikis, dan sehat kognitif.

 

sumber gambar : lighthouse-indonesia.com

Muhammad Irkham Abdussalam

Muhammad Irkham Abdussalam

Add comment

Most popular

Most discussed