MudaIndonesia

Sempat Tidur di Masjid, Devi Akhirnya Lulus dari UNS dengan IPK 3,99

Lahir dari keluarga tak mampu, Devi Triasari (23) harus menempuh jalan berliku agar bisa kuliah. Ia pernah ingin jadi tenaga kerja wanita (TKW) agar bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Tapi berkat bidikmisi, ia akhirnya bisa kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) dan lulus dengan IPK 3,99.

Orang tua Devi adalah orang biasa. Ayahnya berprofesi sebagai buruh tani. Adapun ibunya pembantu rumah tangga. Pendidikan mereka pun termasuk rendah. Ayahnya hanya lulus SD. Bahkan ibunya, lulus SD pun tidak.

Dengan situasi sosial ekonomi di lingkungannya, Devi tak pernah bercita-cita muluk-muluk. Apalagi menjadi sarjana. Di daerahnya, perempuan muda seusianya lebih banyak yang justru ingin jadi TKW.  Tapi menjadi TKW pun tak gampang. Ia harus mengambil kursus bahasa Jepang yang harganya tak murah.

Tapi nasib berkata lain. Suatu hari Devi mendengar ada beasiswa Bidikmisi. Berbekal doa, ia mendaftar agar memperoleh bantuan biaya pendidikan itu. Gadis asal Ngawi, Jawa Timur, ini dinyatakan diterima di Jurusan Ilmu Hukum.

Saat melakukan registrasi ke kampus UNS di Solo, Devi sempat kebingungan. Di kota itu ia sama sekali tak memiliki saudara.  Karena itulah dia memilih menginap di masjid. Bagi anak perempuan sepertinya, pilihan ini tentu tak lazim.

Perjuangan Devi berbuah manis. Tahun 2015 ia berhasil menyelesaikan studinya. Ia lulus dengan indeks prestasi komulatif 3,99. Bukan hanya itu, dia juga berhasil luls dengan waktu studi yang relatif singkat: 3,5 tahun.

Semoga Tuhan melancarkan usahamu, Devi. Semangat.

Rahmat Petuguran

Rahmat Petuguran

1 comment

Most popular

Most discussed