MudaIndonesia

Survei SMRC: Rakyat Merasa Semakin Berat Penuhi Kebutuhan

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting pada Maret 2016 menyebutkan bahwa mayoritas rakyat Indonesia merasa semakin berat memenuhi kebutuhan hidup.

Berdasarkan survei nasional (surnas) SMRC berjudul Evaluasi Publik Nasional atas Kinerja Pemerintahan Jokow, sebanyak 61 persen responden mengakui merasa semakin berat memenuhi kebutuhan hidup.

Dalam rilis di website resminya, SMRC menyebutkan, pertanyaan terkait kemampuan warga dalam “memenuhi kebutuhan pokok” rutin ditanyakan dalam surnas yang dilakukan tiap kuartal.

Surnas terakhir sebelumnya yang dilakukan SMRC pada Desember 2015. Warga yang merasa “semakin berat” jauh lebih banyak dibandingkan yang merasa “semakin ringan” (10%).

Secara umum persepsi warga seperti ini sama ketika mereka ditanya pada surnas sebelumnya (Des’15) yakni 60%. Hal yang sama terkait tingkat persepsi warga yang merasa “semakin ringan” sebanyak 12% (Mar’16) dan 10% (Des’15). Tingkat warga yang merasa sama saja di surnas Des’15 (27%) dan meningkat (28%) pada surnas Mar’16.

Kelompok etnis yang paling merasa berat untuk pemenuhan kebutuhan pokok adalah dari Minang (83%) diikuti Batak (79%). Sementara etnis Madura, Sunda, dan Betawi berada dalam kisaran 60%. Kelompok Islam (62%) merasa berat diikuti Protestan/Katolik (47%).

Sementara itu, warga dengan latar belakang pendidikan <=SD, SLTP, dan SLTA berada dalam kisaran 60% merasa berat, dan yang paling tinggi adalah pada kelompok SLTP (65%).

Lebih dari setengah warga dari kelompok pendapatan antara (<1 jt->2 juta merasa berat (62%) dengan pemenuhan kebutuhan pokok. Persepsi yang sama dinyatakan warga dari kelompok pekerjaan pensiun (74%) dan ibu rumah tangga (65%) yang mayoritas “merasa berat.” Secara umum persepsi ini senada dinyatakan oleh warga (>=50%) dari semua kelompok pekerjaan. Yang masih sekolah/kuliah (18%) “merasa ringan” dalam pemenuhan kebutuhan pokok.

Rahmat Petuguran

Rahmat Petuguran

Add comment

Most popular

Most discussed